Skip to main content

tapi percuma,

aku mau berlari,
meninggalkan bayangmu yang terus mengikuti.
tapi percuma,
meski gelap dan bayangmu tak tampak,
senyummu masih saja menghampiri
dalam setiap ingatan yang kucoba untuk menghapusnya.

tapi percuma,
seberapa banyak memori baru dalam ingatanku,
ternyata tak menghapus memori menyenangkan yang kau buat,

aku ingin berlari agi,
dari hidup yang pernah kau isi,
dari langkah yang pernah kau iringi,
tapi percuma,
kau terlalu kokoh dan mempesona
aku hanyalah setangkai ranting yang rapuh,
tertiup angin dan terjatuh,
patah.

aku ingin menjadi pohon besar,
dan menciptakan dedaunan dan rantingku sendiri,
tapi percuma,
kau terlanjur menjadi tanah humus yang subur,
sehingga aku tak bisa hidup tanpamu,

baiklah, kali ini aku berhenti
aku ingin memulai sebuah langkah bersamamu.
tapi percuma,
ternyata kau hanya ada,
tapi tak ada untukku.

Comments

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...

DTE 2011 5th Anniversary :")

teruntuk : DTE 2011. Hai fams! Apakabar? Gue mau ngeblog, nostalgia, agak menye sedikit gapapa yah? mehehe. *ini akan sangat panjang kayaknya maafkan* Gue masih inget betapa miripnya muka kalian semua waktu kita pertama kali bertemu dan berkenalan. Gue juga masih inget setiap pagi kita kumpul di portal sambil ngerjain tugas, ngobrol sana sini, kenalan sana sini, tukeran kartu nama, dan berusaha menjadi satu gerombolan yang punya visi misi yang sama. Dan gue paling inget kartu namanya Antoni Xu, dan jadi paling hafal sama Antoni karena ada fotonya. Gue masih inget betapa susahnya kita buat (akhirnya) bisa foto satu angkatan seperti yang terlihat di gambar ini. Gue inget betapa banyak drama yang angkatan kita alami. Mulai dari jaman madk, ngerjain tugas sampe duduk di jalanan depan basecamp, dengerin ceritanya Hoo kevin tentang nyelamatin cewek pas ada kebakaran di singapur, sampai patungan buat beliin Damara tiket buat ke jakarta, dan harus rela dibilang ...