Skip to main content

ikm aktif, dan ..

kemaren adalah hari pelantikan IKM aktif nya maba teknik 2012.

gue, hari kemarin, sangat terharu dan sedih..
gue tidak cukup puas atas apa yang gue kerjakan buat maba-maba itu kemarin kemarin,
banyak hal yang gue rasa masih sangat kurang dari gue sebagai SC mabim,

dan hasilnya ya mungkin sedikit banyak bisa terlihat dari jumlah maba yang dapet ikm aktif.
sedih banget,
ada 39 orang yang tertinggal sedikit dibanding yang lain,
dan yang paling sedih,
karena gue tau ada beberapa dari mereka yang seharusnya dapat ikm aktif ,
karena mereka memang sangat aktif dan berperan banyak di angkatan mereka,

gue kesel sama sistem yang kadang tidak bisa dilawan,
gue juga kesel sama anak anak yang mungkin emang gamau dibantu,

tapi mau gimana,
ini udah kejadian,
dan hasilnya memang seperti ini,

meski gue merasa bersalah ke beberapa orang,
tapi gue jg bersyukur karena beberapa hal,
paling nggak, tugas utama gue sebagai SC mabim 1 udah agak selesai,

meskipun tanggung jawab gue lebih berat lagi ke 39 orang yang masih muda.

tapi gue percaya , 39 orang itu gak semuanya apatis.
banyak dari mereka yang adalah anak anak hebat,
gue percaya mereka bakal bisa jadi aktif,
baik secara ikm, maupun secara kontribusi nyata.

gue bangga sama yang udah dapet IKM Aktif,
tapi gue juga percaya, yang IKM muda, akan segera menyusul.

satu hal yang pasti,
percayalah, status IKM tidak akan menghalangi kita unutk berkontribusi dan berjuang membanggakan departemen kita tercinta. 

Comments

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...

Rindu

Ada yang tergerus pada yang dibilang hati, menelungkup sanubari, kelu. terbawa angin sendu, terhanyut hujan, biru. berpeluk pada satu ingatan, haru. jatuh dalam bayang kala itu. metamorfosa tak selamanya berlaku. beginikah rasanya jika temu, hanya berujung rindu? Tasikmalaya, 20-12-2015  Aisyah.