Skip to main content

bye bye kosaan

 ini kami di depan kosan pintu coklat yang telah menemani hampir tiga tahun perjalanan hidup kami selama kuliah : menjadi tempat belajar, bercanda, nyontek tugas, ngobrol, begadang, ngerjain laporan, nangis menye, makan pop mie, rapat,  jadi tempat diantar jemput tengah malem dan selalu bisa masuk kosan karena kuncinya bawa sendiri, jadi tempat skripsiaaan, nginep buat latian futsal, daaan banyak lagi lainnya. Nanti, kehidupan lucu sebagai anak kosan selama kuliah, bakalan gue ceritain lain kali dengan lebih lengkap, mumpung masih inget dan belum lupa haha.

 terima kasih untuk kamar nomor 3 karena sudah menjadi saksi bisu carut marut bahagianya kehidupan kami berdua (plus penumpang tetap kami, Ina) di semester delapan. Hari ini dengan resmi, saya dan Karunika sudah pindah. Jangan pada nyariin ke kosan lagi yah 😂😂😂


Comments

Post a Comment

speak out time

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...

Rindu

Ada yang tergerus pada yang dibilang hati, menelungkup sanubari, kelu. terbawa angin sendu, terhanyut hujan, biru. berpeluk pada satu ingatan, haru. jatuh dalam bayang kala itu. metamorfosa tak selamanya berlaku. beginikah rasanya jika temu, hanya berujung rindu? Tasikmalaya, 20-12-2015  Aisyah.