Skip to main content

self talking

Belakangan terakhir, blog ini jadi penuh curhatan semua hahaha
perhaps something happens,
something changed
and something missed

where do the idealism i put on now?

lol

politics isnt that interesting to be written

lelah banget kalau membahas semua tentang kisruh politik yang terjadi di Indonesia sekarang,
wa bil khusus tentang pemilihan Presiden tahun ini
terlalu banyak permainan

atau emang semuanya cuma main main ya?

oke, back then
where do the idealism i put on now?

pusing,
tahun terakhir kuliah
tema skripsi masih bingung
urusan organisasi masih segudang
dan masih harus mikirin banyak orang
masih harus cari banyak uang juga

and then
where do the idealism i put on now?

sejujurnya gue tau jawabannya,
walau masih sulit mengatakan bahwa
"I stand on the right side"

tapi untuk jawaban dari semua pertanyaan
where do the idealism i put on now?
I should answer,

on my sajadah...
face the qiblat
based on Al-Quran.


Comments

  1. Haloo
    I like your blog! Boleh minta email untuk partnership?
    Regards

    ReplyDelete

Post a Comment

speak out time

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...