Skip to main content

self reminder (lagi)

 ketika lagi mau mengeluh tentang hidup kamu

kamu harusnya lihat lagi apa yang sudah kamu miliki sampai hari ini

lihat sekeliling kamu dan begitu banyak orang orang yang menyayangi kamu

lihat gelar gelar atau prestasi yang mungkin sudah kamu miliki

lihat harta yang mungkin menurut kamu tidak seberapa, tapi masih banyak orang diluar sana yang bahkan tidak memiliki kesempatan yang sama

jangankan hidup enak dan punya pekerjaan layak, untuk makan saja mereka mungkin tidak bisa

jangankan untuk mengenyam bangku pendidian sampai sarjana, membaca dan menulis saja mungkin mereka masih terbata

sungguh, kadang kita selalu ingin yang lebih

ingin selalu jadi yang terbaik dan mendapatkan yang terbaik, 

iri pada keberhasilan atau kelancaran rejeki orang lain,

padahal sebenarnya kita sendiri sudah memiliki begitu banyak hal

dan tanpa kita sadari, kita bahkan memiliki lebih banyak dari yang orang orang lain miliki


Comments

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...