Skip to main content

haha

dan nikmatilah letupan letupan kecil yang membuncah di dadamu hari itu
pandangilah wajah yang membayangi mimpi mimpimu malam itu
menarilah bersamanya di tengah basah hujan yang romantis,
masuki alam pikir yang hanya dia dan kau yang tahu,
selami dalamnya samudra hati nya agar kau tahu apa itu mencinta
dan berlarilah sejauh yang kau bisa,
lakukan semuanya, sesaat sebelum akhirnya kenyataan menarikmu jauh dari keindahan
bahwa yang demikian meletup letup ini, pada akhirnya justru meredup
dan kembalilah pulang ketika waktu itu tiba


-di kosan, Aisyah

Comments

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...