Skip to main content

Dear best,

Dearest my best friend,  (oh can i still call you that? )

How is life doing there? I wish nothing but happiness and joy for you and your family.

Today i opened my old laptop and found out some precious pictures from our old encounters. And I got surprised on how much I liked you back then that I did backup our texts from years ago. Silly me. Maybe I knew that this kind of time might come to us. 

And I read those texts from years ago. They were silly conversations but I liked it. It was a genuine talk about work, work, and work hehehe. However from those texts, I can tell that you were looking out for me all the time, asking me whether I already arrived in the office or not, making sure that I was safely home at night. Back then, I had you as my backup in every meetings, tasks, and many more. Also, It was so funny reading how you used to call me 'kak'.  That friendship was very pure and beautiful and I love that. 

You were once my little brother that I adored so much. Im sorry that I dont know much about your life right now, and I miss our talks so much. I wish those happy times could go back to our current life, the care that you gave to me was precious and I wish it would always last as we always talked before. Even though we are not standing side by side anymore, I want to believe that your love for me stays the same. 

I remember how you were so excited on many things we worked on and I always complained about the work. Yet you always listened. I got annoyed by you so many times yet I got attached to you a lot. I even miss those fights and debates that we always had. 

'How are you?' I cant even say this to you cause it might disturb your day. 

but you know,  I really miss you. 

And yes i cry a lot. 

but I am okay,  just in case you are worried. 

Comments

Popular posts from this blog

Aku cinta padamu, Indonesia

Indonesia, sebuah negeri dengan segala keelokan dan pesona. Negeri di tenggara Asia   yang patut dipertanyakan: seberapa besar cinta rakyatnya kepadanya? Aku mungkin hanyalah seorang biasa, tapi aku akan mencoba menggambarkan seberapa besar cintaku kepada negeri ini melalui rangkaian kata sederhana ini. Atau mungkin, aku akan mencoba membuat kalian tahu bagaimana caraku mencintai negeri ini, mencintai baik dan buruknya. Aku terlahir di negeri ini. Aku tumbuh dan menghirup udara di negeri ini, begitu juga sekitar dua ratus juta penduduk Indonesia yang lain. Ketika aku lahir, Indonesia masih dipimpin seorang “Bapak Pembangunan” yang katanya memberikan banyak perubahan dan kemajuan, tapi juga banyak meninggalkan hutang bagi Indonesia. Tapi aku tak peduli, aku mulai merasakan cinta pada negeri ini mulai tumbuh sejak hari pertama aku melihat dunia. Inilah negeriku, tempat hidungku menghirup udara pertamanya atau tempat tangisku pertama kali pecah. Dan aku mencintainya, dengan te...

DTE 2011 5th Anniversary :")

teruntuk : DTE 2011. Hai fams! Apakabar? Gue mau ngeblog, nostalgia, agak menye sedikit gapapa yah? mehehe. *ini akan sangat panjang kayaknya maafkan* Gue masih inget betapa miripnya muka kalian semua waktu kita pertama kali bertemu dan berkenalan. Gue juga masih inget setiap pagi kita kumpul di portal sambil ngerjain tugas, ngobrol sana sini, kenalan sana sini, tukeran kartu nama, dan berusaha menjadi satu gerombolan yang punya visi misi yang sama. Dan gue paling inget kartu namanya Antoni Xu, dan jadi paling hafal sama Antoni karena ada fotonya. Gue masih inget betapa susahnya kita buat (akhirnya) bisa foto satu angkatan seperti yang terlihat di gambar ini. Gue inget betapa banyak drama yang angkatan kita alami. Mulai dari jaman madk, ngerjain tugas sampe duduk di jalanan depan basecamp, dengerin ceritanya Hoo kevin tentang nyelamatin cewek pas ada kebakaran di singapur, sampai patungan buat beliin Damara tiket buat ke jakarta, dan harus rela dibilang ...